Kamis, 18 Desember 2014
Muslimah Inspiratif 2014 (Sayidah Hussein Warsi)
Sayidah Hussein Warsi adalah menteri perempuan di Inggris yang beragama muslim. Putri imigran Pakistan ini ditunjuk oleh Perdana Menteri David Cameron pada 2010 mengurusi Komunitas dan Aliran Kepercayaan. Dia sekaligus merangkap menteri senior urusan urusan persemakmuran.
Politikus Partai Konservatif ini menapaki karir sebagai pengacara kondang di Inggris. Sejak 2007, Warsi sudah aktif sebagai menteri bayangan saat masih menjadi oposisi Partai Buruh.
Sayangnya, sikap partainya yang ambigu terhadap agresi Gaza oleh Israel membikin Warsi dongkol.
Dia mundur dari posisinya Agustus 2014. Warsi berkeras, pemerintah Inggris berlumur darah lantaran membiarkan Zionis membantai 2.200 orang, mayoritas anak-anak dan wanita Gaza.
Walau kini tak lagi ada di kabinet, Warsi adalah pelobi aktif yang mendesak parlemen Inggris mengakui kedaulatan Palestina. Lembaga Royal Islamic Strategic Center menobatkannya sebagai salah satu dari 500 tokoh muslim paling berpengaruh sejagat.
Muslimah Inspiratif 2014 (Maryam Al Mansuri)
Maryam Al Mansuri
ISIS sulit bergerak di Kota Kobani,
perbatasan Suriah-Turki. Pangkal masalahnya adalah bombardir jet tempur
gabungan AS, Uni Emirat Arab, dan Arab Saudi.Siapa sangka, pilot salah satu jet tempur itu adalah perempuan muslim berparas cantik. Perkenalkan Mayor Maryam Al Mansuri, 35 tahun. Dia berdinas di Angkatan Udara Uni Emirat Arab.
Sejak akhir September 2014, dia ikut menggempur basis-basis pertahanan ISIS dari udara. Lahir di Abu Dhabi, Mansuri anak pertama dari delapan bersaudara. Keluarganya mendukung karirnya di militer, selepas lulus dari Universitas Zayed Air pada 2007.
Bagi kalangan perempuan di Teluk, Maryam membuka jalan yang selama ini tak terbayangkan. "Dia berhasil membengkokkan citra perempuan muslim di Timur Tengah. Dia adalah contoh bagi muslimah lainnya," kata pengajar Universitas Sharjah Muhammad Ayesh.
Muslimah Inspiratif 2014 (Dwi Rubiyanti Kholifah)
Dwi Rubiyanti Kholifah
Merdeka.com - Ini adalah tokoh asal Indonesia.
Namanya Dwi Rubiyanti Kholifah. Institusi pers kredibel sekelas BBC
menobatkannya sebagai salah satu dari 100 perempuan berprestasi dunia
pada 2014. Penghargaan lain juga dia dapat dari The Asian Foundation.Dwi aktif di Asian Muslim Action Network (AMAN). Lembaga ini mempromosikan dialog lintas agama dan peningkatan peran perempuan.
Bersama muslimah lain dari Irak, Malaysia, Libanon, hingga Nepal, Dwi aktif menggalang dukungan untuk menghentikan kekerasan berlatar kebencian Sunni-Syiah. Lembaga ini sekaligus mendirikan sekolah bagi perempuan di pedesaan maupun komunitas adat.
Muslimah Inspiratif 2014 (Malala Yousafzai)
Malala Yousafzai
Oktober 2012, Malala Yousafzai ditembak
di kepala oleh sekelompok militan Taliban Pakistan ketika hendak
berangkat sekolah. Atas mujizat Tuhan, dia berhasil selamat.Dia ditembak lantaran ngotot memperjuangkan hak perempuan menempuh pendidikan. Sembuh dari luka parah itu bukannya membuat Malala diam saja. Dia justru semakin aktif menggalang kampanye.
Gadis 17 tahun itu kini tinggal di Kota Birmingham, Inggris bersama orang tuanya. Mereka rela keliling dunia untuk memperjuangkan hak bisa bersekolah bagi semua perempuan di Pakistan. Malala berbicara di depan Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) maupun forum internasional lainnya.
Tahun ini dia dinobatkan sebagai peraih Nobel Perdamaian yang prestisius. Malala menjadi peraih Nobel Perdamaian termuda sejagat.
Muslimah Inspiratif 2014 Maryam Mirzakhani
Maryam adalah muslim kelahiran Iran yang kini berkarir di Universitas Stanford, California, Amerika Serikat. Wanita 37 tahun itu adalah muslimah yang lahir dan besar di Teheran.
Bakatnya di bidang eksakta terlihat sejak kecil. Pada jenjang setara SMA, Maryam menjuarai lomba matematika di Hong Kong dan Toronto. Nilai yang diraih sempurna.
Selanjutnya, dia pun meneruskan pendidikan di Universitas Teknologi Sharif di Teheran. Maryam sanggup menemukan formula menghitung permukaan obyek berbentuk lengkung yang presisi.
Atas kecermelangannya, Maryam dihadiahi beasiswa ke Amerika Serikat. Jenjang S2 dan S3 dirampungkan di Negeri Paman Sam. Maryam pun berkarir di sana.
Tahun ini, Maryam dinobatkan sebagai peraih penghargaan Fields medal atas sumbangsihnya memperkaya geometri. Anugerah itu setara dengan Nobel. Maryam menjadi wanita pertama sepanjang sejarah yang sanggup meraihnya
Senin, 10 Oktober 2011
Einstein terpesona Hadist Nabi Muhammad SAW
Assalamualaikum wa RohmatuAllahi waBarokatuh ...
Bagaimana Sebuah Hadis Membuat Einstein Terkesima?
Albert Einstein, ilmuan fisika terbesar sepanjang masa dalam sebuah risalah terakhirnya menulis, Islam lebih utama, lebih sempurna dan lebih logis dibanding agama-agama dunia yang ada. Risalah ilmiahnya itu berjudul “Die Erklarung” yang ditulis dalam bahasa Jerman pada tahun 1954 di Amerika.
Risalah ini pada hakikatnya sama dengan surat rahasia yang ditulisnya kepada Ayatullah Al-Uzhma Boroujerdi. Dalam risalah ini, Einstein membuktikan teori relativitasnya dengan ayat-ayat Al-Quran dan hadis-hadis dari buku Nahjul Balaghah dan Bihar Al-Anwar. Ia mengatakan, hadis-hadis punya muatan seperti ini tidak bakal di mazhab lain. Hanya mazhab Syiah yang memiliki hadis dari para Imam mereka yang memuat teori kompleks seperti Relativitas. Sayangnya, kebanyakan ilmuannya tidak mengetahui hal itu.
Salah satu hadis yang menjadi sandarannya adalah hadis yang diriwayatkan oleh Allamah Majlisi tentang Mi’raj jasmani Rasulullah saw. Disebutkan, “Ketika terangkat dari tanah, pakaian atau kaki Nabi menyentuh sebuah bejana berisi air yang menyebabkan air tumpah. Setelah Nabi kembali dari Mi’raj jasmani, setelah melalui berbagai zaman, beliau melihat air masih dalam keadaan tumpah di atas tanah.” Einstein melihat hadis ini sebagai khazanah keilmuan yang mahal harganya, karena menjelaskan kemampuan keilmuan para Imam Syiah dalam relativitas waktu. Menurut Einstein, formula matematika kebangkitan jasmani berbanding terbalik dengan formula terkenal “relativitas materi dan energi”.
E = M.C2 >> M = E :C2
Artinya, sekalipun badan kita berubah menjadi energi, ia dapat kembali berujud semula, hidup kembali.
Dalam suratnya kepada Ayatullah Al-Uzhma Boroujerdi, sebagai penghormatan ia selalu menggunakan kata panggilan “Boroujerdi Senior”, dan untuk menggembirakan roh Prof. Hesabi, ia menggunakan kata “Hesabi yang mulia”.
Naskah asli risalah ini masih tersimpan dalam Safety Box rahasia London (di bagian tempat penyimpanan Prof. Ibrahim Mahdavi), dengan alasan keamanan.
Risalah ini dibeli oleh Prof. Ibrahim Mahdavi (tinggal di London) dengan bantuan salah satu anggota perusahaan pembuat mobil Benz seharga 3 juta dolar dari seorang penjual barang antik Yahudi.
Tulisan tangan Einstein di semua halaman buku kecil itu telah dicek lewat komputer dan dibuktikan oleh para pakar manuskrip.
SubhanaAllah, WaAllahu alam bissawab.
Ref > http://www.bayt alhikmah.infoSyiah.ufukpress.com/modules.php
Minggu, 21 Agustus 2011
Do’a Dua Malaikat Setiap Subuh
Do’a Dua Malaikat Setiap Subuh
Islam sangat menganjurkan pemeluknya untuk berinfaq. Anjuran yang bahkan pada bagian awal surah Al-Baqarah telah disebutkan oleh Allah subhaanahu wa ta’aala menggambarkan salah satu karakter utama orang bertaqwa.
“Alif Laam Miim. Kitab (Al-Qur'an) ini tidak ada keraguan padanya; petunjuk bagi mereka yang bertakwa, (yaitu) mereka yang beriman kepada yang ghaib, yang mendirikan shalat dan meng-infaq-kan sebahagian rezki yang Kami anugerahkan kepada mereka.”
(QS Al-Baqarah ayat 1-3)
Dalam ayat di atas Allah ta’aala menyebutkan karakter muttaqin yang biasa berinfaq bersama karakternya yang rajin menegakkan sholat. Di dalam Al-Qur’an hampir selalu karakter menegakkan sholat dan mengeluarkan infaq disebutkan dalam suatu rangkaian berpasangan. Hal ini mudah dimengerti sebab ajaran Islam selalu menekankan keseimbangan dalam segala sesuatu. Islam bukan semata ajaran yang mewujudkan hubungan antara hamba dengan rabbnya atau hablum minAllah, tetapi juga hubungan antara hamba dengan sesama hamba atau hablum minan-naas.
Uniknya lagi, di dalam ajaran Islam bila suatu perintah Allah ta’aala dilaksanakan, maka bukan saja hal itu menunjukkan kepatuhan seorang hamba akan rabbnya, melainkan dijamin bakal mendatangkan manfaat bagi si hamba. Ini yang disebut dengan fadhilah atau keutamaan suatu ’amal-perbuatan. Misalnya sholat malam atau tahajjud. Allah ta’aala menjanjikan bagi pelakunya bakal memperoleh kekuatan daya pengaruh ketika berbicara.
“Hai orang yang berselimut (Muhammad), bangunlah (untuk sembahyang) di malam hari, kecuali sedikit (daripadanya), (yaitu) seperduanya atau kurangilah dari seperdua itu sedikit, atau lebih dari seperdua itu. Dan bacalah Al-Qur'an itu dengan perlahan-lahan. Sesungguhnya Kami akan menurunkan kepadamu perkataan yang berat.” (QS AlMuzzammil ayat 1-5)
Contoh lainnya bila seseorang meningkatkan ketaqwaan kepada Allah ta’aala maka di antara fadhilah yang akan ia peroleh adalah penambahan ilmu dari Allah ta’aala, jalan keluar kesulitan hidupnya serta rizqi dari arah yang tidak disangka-sangka.
”Dan bertakwalah kepada Allah; Allah (akan) mengajarmu.” (QS AlBaqrh ay 282)
”Barangsiapa yang bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan ke luar. Dan memberinya rezki dari arah yang tiada disangka-sangkanya.” (QS Ath-Thalaq ayat 2-3)
Demikian pula dengan berinfaq. Allah ta’aala menjanjikan fadhilah di balik kedermawanan seseorang yang rajin berinfaq.
“Katakanlah, "Sesungguhnya Tuhanku melapangkan rezki bagi siapa yang dikehendaki-Nya di antara hamba-hamba-Nya dan menyempitkan bagi (siapa yang dikehendaki-Nya)." Dan barang apa saja yang kamu nafkahkan, maka Allah akan menggantinya dan Dia lah Pemberi rezki yang sebaik-baiknya.” (QS Saba’ ayat 39)
Bahkan dalam sebuah hadits Nabi shollallahu ’alaih wa sallam menggambarkan keuntungan yang bakal diraih seseorang yang rajin berinfaq di pagi hari sekaligus kerugian yang bakal dideritanya bilamana ia tidak peduli berinfaq di pagi hari.
عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَا مِنْ يَوْمٍ يُصْبِحُ الْعِبَادُ فِيهِ إِلَّا مَلَكَانِ يَنْزِلَانِ فَيَقُولُ أَحَدُهُمَا اللَّهُمَّ أَعْطِ مُنْفِقًا خَلَفًا
وَيَقُولُ الْآخَرُ اللَّهُمَّ أَعْطِ مُمْسِكًا تَلَفًا (البخاري)
Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu sesungguhnya Nabi Muhammad shollallahu ‘alahi wa sallam bersabda: “Tidak ada satu subuh-pun yang dialami hamba-hamba Allah kecuali turun kepada mereka dua malaikat. Salah satu di antara keduanya berdoa: “Ya Allah, berilah ganti bagi orang yang berinfaq”, sedangkan yang satu lagi berdo’a “Ya Allah, berilah kerusakan bagi orang yang menahan (hartanya)” (HR Bukhary 5/270)
Pembaca yang budiman, marilah kita galakkan berinfaq di pagi hari agar malaikat mendoakan kelapangan rizqi yang memang sangat kita perlukan untuk memperlancar ibadah, amal sholeh, da’wah dan jihad kita di dunia. Dan jangan biarkan ada satu pagipun yang berlalu tanpa berinfaq sebab itu sama saja kita mengundang kerusakan dalam hidup sebagaimana doa malaikat yang satunya di setiap pagi hari.
Ketahuilah, bukan banyaknya jumlah infaq yang penting melainkan kontinuitas-nya. Lebih baik berinfaq sedikit namun konstan terus-menerus daripada berinfaq dalam jumlah besar namun hanya sekali setahun atau seumur hidup. Orang yang konstan berinfaq tidak bakal dipengaruhi oleh musim. Dalam masa paceklik tetap berinfaq, dalam masa panen tentu lebih pasti.
“Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa, (yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya), baik di waktu lapang maupun sempit.”
(QS Ali Imran ayat 133-134)
Demikian semoga bermanfaat, dan dapat kita aplikasikan dalam kehidupan sehari-hari
Wabilahi Taufik wal hidayah
Wasalamu'alaikum warohmatullahi wabarokatuh
Trims Frend atas tusiahnya




